{"id":409,"date":"2010-02-26T03:05:15","date_gmt":"2010-02-26T03:05:15","guid":{"rendered":"http:\/\/fhonna.blog.binusian.org\/?p=409"},"modified":"2010-02-26T03:09:31","modified_gmt":"2010-02-26T03:09:31","slug":"candamu-membuat-rindu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fhonna.blog.binusian.org\/?p=409","title":{"rendered":"Candamu membuat rindu"},"content":{"rendered":"<p>Abu Hurairah ra pun menceritakan, para sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW, \u201cWahai, Rasullullah! Apakah engkau juga bersendau gurau bersama kami?\u201d Maka Rasulullah SAW menjawab dengan sabdanya, \u201cBetul, hanya saja aku selalu berkata benar.\u201d (HR. Imam Ahmad. Sanadnya Shahih)<\/p>\n<p>Seorang sahabat mendatangi Rasulullah SAW, dan dia meminta agar Rasulullah SAW membantunya mencari unta untuk memindahkan barangnya. Rasulullah berkata: \u201cKalau begitu kamu pindahkan barang-barangmu itu ke anak unta di seberang sana\u201d. Sahabat bingung bagaimana mungkin seekor anak unta dapat memikul beban yang berat. \u201cYa Rasulullah, apakah tidak ada unta dewasa yang sekiranya sanggup memikul barang-barang ku ini?\u201d Rasulullah menjawab, \u201cAku tidak bilang anak unta itu masih kecil, yang jelas dia adalah anak unta. Tidak mungkin seekor anak unta lahir dari ibu selain unta\u201d Sahabat tersenyum dan dia-pun mengerti canda Rasulullah. (Riwayat Imam Ahmad, Abu Dawud dan At Tirmidzi. Sanad sahih)<\/p>\n<p>Seorang perempuan tua bertanya pada Rasulullah: \u201cYa Utusan Allah, apakah perempuan tua seperti aku layak masuk surga?\u201d Rasulullah menjawab: \u201cYa Ummi, sesungguhnya di surga tidak ada perempuan tua\u201d. Perempuan itu menangis mengingat nasibnya, Kemudian Rasulullah mengutip salah satu firman Allah di surat Al Waaqi\u2019ah ayat 35-37 \u201cSesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya\u201d. (Riwayat At Tirmidzi, hadits hasan)<\/p>\n<p>Seorang sahabat bernama Zahir, dia agak lemah daya pikirannya. Namun Rasulullah mencintainya, begitu juga Zahir. Zahir ini sering menyendiri menghabiskan hari-harinya di gurun pasir. Sehingga, kata Rasulullah, \u201cZahir ini adalah lelaki padang pasir, dan kita semua tinggal di kotanya\u201d. Suatu hari ketika Rasulullah sedang ke pasar, dia melihat Zahir sedang berdiri melihat barang-barang dagangan. Tiba-tiba Rasulullah memeluk Zahir dari belakang dengan erat. Zahir: \u201cHeii\u2026\u2026siapa ini?? lepaskan aku!!!\u201d, Zahir memberontak dan menoleh ke belakang, ternyata yang memeluknya Rasulullah. Zahir-pun segera menyandarkan tubuhnya dan lebih mengeratkan pelukan Rasulullah. Rasulullah berkata: \u201cWahai umat manusia, siapa yang mau membeli budak ini??\u201d Zahir: \u201cYa Rasulullah, aku ini tidak bernilai di pandangan mereka\u201d Rasulullah: \u201cTapi di pandangan Allah, engkau sungguh bernilai Zahir. Mau dibeli Allah atau dibeli manusia?\u201d Zahir pun makin mengeratkan tubuhnya dan merasa damai di pelukan Rasulullah. (Riwayat Imam Ahmad dari Anas ra)<\/p>\n<p>Suatu ketika, Rasulullah saw dan para sahabat ra sedang ifthor. Hidangan pembuka puasa dengan kurma dan air putih. Dalam suasana hangat itu, Ali bin Abi Tholib ra timbul isengnya. Ali ra mengumpulkan kulit kurma-nya dan diletakkan di tempat kulit kurma Rasulullah saw. Kemudian Ali ra dengan tersipu-sipu mengatakan kalau Rasulullah saw sepertinya sangat lapar dengan adanya kulit kurma yang lebih banyak. Rasulullah saw yang sudah mengetahui keisengan Ali ra segera \u201cmembalas\u201d Ali ra dengan mengatakan kalau yang lebih lapar sebenarnya siapa? (antara Rasulullah saw dan Ali ra). Sedangkan tumpukan kurma milik Ali ra sendiri tak bersisa. (HR. Bukhori, dhoif)<\/p>\n<p>Aisyah RA berkata, \u201cAku pernah bersama Rasulullah SAW dalam suatu perjalanan, saat itu tubuhku masih ramping. Beliau lalu berkata kepada para sahabat beliau, \u201dSilakan kalian berjalan duluan!\u201dPara sahabat pun berjalan duluan semua, kemudian beliau berkata kepadaku, \u201cMarilah kita berlomba.\u201d Aku pun menyambut ajakan beliau dan ternyata aku dapat mendahului beliau dalam berlari.\u00a0Beberapa waktu setelah kejadian itu dalam sebuah riwayat disebutkan:\u201dBeliau lama tidak mengajakku bepergian sampai tubuhku gemuk dan aku lupa akan kejadian itu.\u201d-suatu ketika aku bepergian lagi bersama beliau.\u00a0Beliau pun berkata kepada para sahabatnya. \u201cSilakan kalian berjalan duluan.\u201d Para sahabat pun kemudian berjalan lebih dulu. kemudian beliau berkata kepadaku, \u201cMarilah kita berlomba.\u201d\u00a0Saat itu aku sudah lupa terhadap kemenanganku pada waktu yang lalu dan kini badanku sudah gemuk. Aku berkata, \u201cBagaimana aku dapat mendahului engkau, wahai Rasulullah, sedangkan keadaanku seperti ini?\u201d Beliau berkata, \u201cMarilah kita mulai.\u201d Aku pun melayani ajakan berlomba dan ternyata beliau mendahului aku. Beliau tertawa seraya berkata, \u201d Ini untuk menebus kekalahanku dalam lomba yang dulu.\u201d (HR Ahmad dan Abi Dawud)<\/p>\n<p>Rasulullah SAW juga pernah bersabda kepada \u2018Asiyah, \u201cAku tahu saat kamu senang kepadaku dan saat kamu marah kepadaku.\u201d Aisyah bertanya, \u201cDari mana engkau mengetahuinya?\u201d\u00a0Beliau menjawab, \u201d Kalau engkau sedang senang kepadaku, engkau akan mengatakan dalam sumpahmu \u201cTidak demi Tuhan Muhammad\u201d\u00a0Akan tetapi jika engkau sedang marah, engkau akan bersumpah, \u201cTidak demi Tuhan Ibrahim!\u201d. Aisyah pun menjawab, \u201cBenar, tapi demi Allah, wahai Rasulullah, aku tidak akan meninggalkan, kecuali namamu saja\u201d (HR Bukhari dan Muslim)<\/p>\n<p>Allahumma shalli `alaa Muhammad wa `alaa aali Muhammad&#8221;. (Ya Allah, limpahkanlah sejahtera kepada Muhammad dan keluarga nabi Muhammad)<\/p>\n<p>Rindu Rasul &#8211; Vidi ft Bimbo<\/p>\n<p><object classid=\"clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000\" width=\"640\" height=\"70\" codebase=\"http:\/\/download.macromedia.com\/pub\/shockwave\/cabs\/flash\/swflash.cab#version=6,0,40,0\"><param name=\"flashvars\" value=\"file=http:\/\/www47.indowebster.com\/48fd6ec72101fbc6fb578541af3063b0.mp3&amp;frontcolor=0xffffff&amp;backcolor=0xe6e6dc&amp;lightcolor=0xffffff&amp;logo=http:\/\/www.indowebster.com\/templates\/img\/idws.png&amp;autostart=false&amp;usefullscreen=false&amp;showeq=true\" \/><param name=\"src\" value=\"http:\/\/www.indowebster.com\/templates\/object\/mediaplayer.swf\" \/><param name=\"wmode\" value=\"transparent\" \/><param name=\"allowfullscreen\" value=\"false\" \/><embed type=\"application\/x-shockwave-flash\" width=\"640\" height=\"70\" src=\"http:\/\/www.indowebster.com\/templates\/object\/mediaplayer.swf\" allowfullscreen=\"false\" wmode=\"transparent\" flashvars=\"file=http:\/\/www47.indowebster.com\/48fd6ec72101fbc6fb578541af3063b0.mp3&amp;frontcolor=0xffffff&amp;backcolor=0xe6e6dc&amp;lightcolor=0xffffff&amp;logo=http:\/\/www.indowebster.com\/templates\/img\/idws.png&amp;autostart=false&amp;usefullscreen=false&amp;showeq=true\"><\/embed><\/object><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Abu Hurairah ra pun menceritakan, para sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW, \u201cWahai, Rasullullah! Apakah engkau juga bersendau gurau bersama kami?\u201d Maka Rasulullah SAW menjawab dengan sabdanya, \u201cBetul, hanya saja aku selalu berkata benar.\u201d (HR. Imam Ahmad. Sanadnya Shahih) Seorang sahabat mendatangi Rasulullah SAW, dan dia meminta agar Rasulullah SAW membantunya mencari unta untuk memindahkan barangnya. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2526,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[93,109,527,804],"tags":[5769],"class_list":["post-409","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-music","category-renungan","category-story","category-tokoh","tag-din"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fhonna.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/409","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fhonna.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fhonna.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fhonna.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2526"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fhonna.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=409"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/fhonna.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/409\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":412,"href":"https:\/\/fhonna.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/409\/revisions\/412"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fhonna.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=409"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fhonna.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=409"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fhonna.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=409"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}